Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Jumat, 21 Oktober 2016
Jangan Hidup Di Kolong Langit....!!
![]() |
| keluarlah dari bumi Allah |
Dari Abu Hind Ad-Dari, dari Rasulullah Saw, sabdanya: Allah Tuhan yang Maha Perkasa dan Maha Tinggi kekuasaannya berfirman:
« مَنْ لَمْ يَرْضَ بِقَضَائِي ، وَلَمْ يَصْبِرْ عَلَى بَلائِي ، فَلْيَلْتَمِسْ رَبًّا سِوَاي » .Siapa saja yang tidak rela menerima ketetapan-Ku (takdir-Ku) dan tidak sabar menghadapi ujian-ujian-Ku kepada dirinya, silahkan dia mencari Tuhan selain Aku. [HR. Ath-Thabrani dan Ibnu ‘Asakir]
Hadits di atas sanadnya lemah, karena di dalamnya ada rawi bernama Said bin Ziyad, dan Faid bin Ziyad, dan mereka adalah rawi-rawi yang lemah. Sekalipun demikian, hadits ini isinya dapat diterima.
Dalam Hadits Qudsi yang lain Allah pun berfirman:
<< أنَا اللهُ لآ إِلهَ إِلاَّ أَنَا مَنْ لَمْ يَشْكُرْ عَلَى نَعْمَآئِي وَلَمْ يَصْبِرْ عَلَى بَلآئِي وَلَمْ يَرْضَ بِقَضَآئِي فَلْيَتَّحِذْ رَبًّا سِوَآئِي >>
Aku Allah, tiada Illah (yang berhak diibadahi) selain Aku; siapa tidak bersyukur atas nikmat-nikmat pemberian-Ku, tidak bersabar atas ujian-Ku dan ridla terhadap kepastian qadla-Ku, maka carilah Tuhan selain Aku
Allah subhanahu wa taála menciptakan alam semesta dan manusia berada di dalamnya, memberikan ketetapan-ketetapan dan ketentuan-ketentuan, ketetapan yang pasti bagi manusia adalah untuk beribadah kepada Allah (meski pun Allah tak membutuhkan ibadah manusia), karena manusia teramat sangat butuh kepada Allah.
Dalam mengibadahiNya, manusia Allah uji dengan berbagai macam cobaan, dan manusia tidak dapat lari dari cobaan atau ujian yang Allah berikan pada dirinya. Misalnya, Allah tetapkan seseorang menjadi laki-laki, maka dia tidak bisa menolak ketetapan ini. Begitu juga seseorang yang Allah jadikan perempuan, dia tetap harus menerima apa adanya sekalipun hatinya tidak menyukainya. Demikian juga Allah tetapkan beribadah dan tatacaranya, maka manusia yang menyelisihi ketetapanNya menunjukan penolakan akan aturan Allah.
Di dunia ini, nasib manusia bermacam-macam, ada yang baik dan ada yang nestapa. Kondisi yang dihadapi setiap orang harus diterima dengan penuh kesabaran. Sebab kalau dia tidak sabar, ke mana dia menggugat? Orang yang Allah takdirkan miskin, lalu dia tidak terima, ke mana dia akan menuntut? Orang yang Allah takdirkan sakit keras, dia tidak terima, lalu ke mana dia mengadukan nasibnya? Yang berkuasa mengatur nasib manusia hanyalah Allah semata. Kematian seseorang hanya Allah yang menetapkan.
Apabila yang bersangkutan membenci kematian, ke mana dia hendak mencari perlindungan? Bukankah segala upaya manusia melarikan diri dari takdir Allah hanya sia-sia? Karena itu, apa yang disebutkan pada hadits di atas sangat masuk akal.
Orang yang tidak ridha bertuhan pada Allah dan tidak menerima ketentuan-ketentuanNya, karena enggan pelaksanakan perintahNya dan tak mau mengalami cobaan-cobaan dari Allah, maka silahkan saja dia mencari Tuhan lain dan carilah langit lain tuk bernaung selain yang diciptakan Allah . Apakah manusia dapat melarikan dirinya dari Allah, Tuhan yang menentukan nasib dirinya? yang mana tak ada tuhan selainNya.
wallahu a'lam bishshowab
Rabu, 19 Oktober 2016
WASPADALAH! MALAS DALAM KETAATAN BOLEH JADI ALLAH SUDAH TIDAK SUKA DENGAN KETAATANMU
Dahulu di kota Basrah hiduplah seorang ahli ibadah yang tengah menanti sakratulmaut. Semua keluarganya hadir dan menangis di sampingnya. Orang tersebut lantas menyuruh keluarganya agar mendudukkannya. Setelah duduk ia lalu bertanya kepada ayahnya,
_"Wahai ayah, apa yang membuat ayah menangis?"_
Ayahnya menjawab,
_"Wahai anakku, aku mengingat kehilanganmu nanti dan kesendirianku setelah kematianmu."_
Lalu ia melihat ibunya dan bertanya,
_"Wahai ibu, apa yang membuat ibu menangis?"_
Ibunya menjawab,
_"Aku sedang merasakan pahitnya ditinggal dirimu."_
Lalu ia melihat istrinya dan bertanya,
_"Apa yang membuatmu menangis?"_
Istrinya menjawab,
_"Aku akan kehilangan berbuat baik kepadamu dan juga bagaimana kebutuhanku kepada selainmu setelah dirimu meninggal."_
Lalu ia melihat anak-anaknya dan bertanya,
_"Apa yang membuat kalian menangis?"_
Mereka menjawab,
_"Kami akan menjadi hina karena kami anak-anak yatim dan kehilangan ayah."_
Saat itulah ia memandangi mereka semua kemudian menangis. Keluarganya bertanya,
_"Apa yang membuatmu menangis?"_
Ia menjawab,
_"Aku menangis karena melihat kalian semua menangisi diri kalian dan bukan menangisi diriku._
_Apakah di antara kalian tidak ada yang menangisi lamanya perjalananku?_
_Apakah di antara kalian tidak ada yang menangisi sedikitnya bekalku?_
_Apakah di antara kalian tidak ada yang menangisi tempat tidurku di dalam tanah?_
_Apakah di antara kalian tidak ada yang menangisi atas apa yang aku dapati dari buruknya hisabku?_
_Apakah di antara kalian tidak ada yang menangisi kondisiku saat berdiri di hadapan Rabbnya para rabb?"_
Setelahnya orang itu pun jatuh tertelungkup.
Keluarganya mencoba untuk membangunkannya ternyata ia sudah meninggal.
ﺳَﻔَﺮﻱ ﺑَﻌﻴﺪٌ ﻭَﺯﺍﺩﻱ ﻟَﻦْ ﻳُﺒَﻠِّﻐَﻨـﻲ
ﻭَﻗُﻮَّﺗﻲ ﺿَﻌُﻔَﺖْ ﻭﺍﻟﻤـﻮﺕُ ﻳَﻄﻠُﺒُﻨـﻲ
ﻭَﻟﻲ ﺑَﻘﺎﻳــﺎ ﺫُﻧﻮﺏٍ ﻟَﺴْﺖُ ﺃَﻋْﻠَﻤُﻬﺎ
ﺍﻟﻠﻪ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻬــﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺴِّﺮِ ﻭﺍﻟﻌَﻠَﻦِ
_Sungguh perjalananku amatlah jauh sedang bekalku tiada mencukupi,_
_Dan kekuatanku melemah sedang kematian telah mencariku._
_Telah tersisa untukku dosa-dosa yang aku tidak mengetahuinya,_
_Sedang Allah mengetahuinya baik yang tersembunyi maupun yang nampak dariku._
Fadhilatus-Syaikh Shalih bin Sa'ad as-Suhaimi ('Ulama Besar Kota Madinah) _hafizhohullah_ berkata:
"Sungguh saya sangat sedih tatkala ketika membaca ucapan Ibnu Utsaimin _rahimahulloh_:
“ ﺇﺫﺍ ﺭﺃﻳﺖ ﻧﻔﺴﻚ ﻣﺘﻜﺎﺳﻼ ﻋﻦ ﺍﻟﻄﺎﻋﺔ، ﻓﺎﺣﺬﺭ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻗﺪ ﻛﺮﻩ ﻃﺎﻋﺘﻚ”
Sebab Allah _Ta’ala_ berfirman,
وَلَكِنْ ﻛَﺮِﻩَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻧْﺒِﻌَﺎﺛَﻬُﻢْ ﻓَﺜَﺒَّﻄَﻬُﻢْ [ﺍﻟﺘﻮﺑﺔ : ٤٦]
_“Akan tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka (untuk berjihad), maka Allah pun melemahkan keinginan mereka (membuat terasa berat).”_ [at-Taubah: 46]
Semoga Bermanfaat ! Baarakallahufiykum.
Terjemahan dari status Syeikh Ihsan Al 'Utaiby.
Senin, 17 Oktober 2016
Mewaspadai Makar Sesat Syiah di Bidang Pendidikan
Genderang peperangan antara Ahlus sunnah dengan kaum syiah hari ini kian hari kian terasa. Jika di Suriah sana peperangan dengan syiah melibatkan bom, peluru dan pertumpahan darah. Maka di negeri kita saat ini peperangan ahlus sunnah dengan kaum syiah baru berwujud peperangan pemikiran, meskipun di beberapa daerah seperti Madura dan Banyuwangi, konflik itu pun mewujud dalam bentrok fisik bahkan merenggut korban jiwa. Namun secara umum konflik itu belum merebak menjadi pertarungan yang lebih luas. Namun disadari atau tidak, geliat kaum syiah dan pergerakannya kian hari semakin meluas, salah satunya adalah di bidang pendidikan. Mereka (kaum syiah) menerobos masuk daerah-daerah yang nota bene merupakan basis ahlus sunnah, mencengkeramkan kuku-kukunya tanpa banyak disadari. Modusnya adalah mendirikan sekolah-sekolah (bukan pondok pesantren) yang sekilas berlabel Islam, netral dan berkesan modern.
Salah satunya adalah adalah lembaga pendidikan bernama sekolah Lazuardi. Lembaga yang mengklaim sebagai sekolah islam berwawasan global ini sejatinya adalah lembaga pendidikan milik syiah. Lihat saja di situs resmi lembaga ini : http://www.lazuardi-gis.net
Di sana terpampang jaringan sekolah tersebut di berbagai kota , mulai dari Jakarta hingga Solo. Dalam salah satu link tautannya, dijelaskan bahwa lembaga ini berada di bawah Yayasan Lazuardi Hayati yang didirikan oleh istri salah satu pentolan Syiah Indonesia, DR Haidar Bagir, bernama Lubna Assagaf yang kemudian menamai sekolahnya yang terus berkembang dari Pra TK hingga SMA menjadi Lazuardi Global Islamic School (Lazuardi GIS).
![]() |
| SMA Lazuardi GIS |
Salah satunya adalah adalah lembaga pendidikan bernama sekolah Lazuardi. Lembaga yang mengklaim sebagai sekolah islam berwawasan global ini sejatinya adalah lembaga pendidikan milik syiah. Lihat saja di situs resmi lembaga ini : http://www.lazuardi-gis.net
Di sana terpampang jaringan sekolah tersebut di berbagai kota , mulai dari Jakarta hingga Solo. Dalam salah satu link tautannya, dijelaskan bahwa lembaga ini berada di bawah Yayasan Lazuardi Hayati yang didirikan oleh istri salah satu pentolan Syiah Indonesia, DR Haidar Bagir, bernama Lubna Assagaf yang kemudian menamai sekolahnya yang terus berkembang dari Pra TK hingga SMA menjadi Lazuardi Global Islamic School (Lazuardi GIS).
Sekolah yang menerapkan kurikulum pendidikan dengan standar Universitas Cambridge, Amerika mencoba mengelabuhi kaum muslimin ahlus sunnah dengan retorika sebagai sekolah Islam berwawasan global dan mengedepankan pemahaman akan perbedaan dan toleransi, sebuah slogan khas kaum syiah yang mengkampanyekan ukhuwah demi menyembunyikan kedok mereka yang sebenarnya. Tengok saja salah satu artikel yang ditulis oleh salah seorang guru Lazuardi Gis dalam website mereka, http://cinere.lazuardi-gis.net/front/dunia_islam.html, tulisan itu menyerukan Pesan Persatuan Islam sesuai risalah Amman. Sebuah seruan yang sering diklaim oleh kelompok syiah bahwa syiah merupakan bagian dari Islam dan didukung oleh para ulama di dunia. Faktanya, Risalah Amman itu hanyalah akal-akalan politik kaum Syiah. Sebab di dalamnya banyak pernyataan yang ditafsirkan sendiri oleh kelompok syiah untuk menyatakan pembenaran kelompoknya.
Menurut Ustadz Kholili Hashib, salah seorang cendekiawan muda NU yang secara khusus meneliti masalah syiah. Risalah Amman menjadi semacam alat pencintraan kaum Syiah untuk mendapatkan simpatinya bagi masyarakat Muslim. Menjual’ apa saja yang menguntungkan. Ada hal-hal yang ditutupi dan mengangkat butir-butir yang dianggap menguntungkan.Lihat selengkapnya di http://inpasonline.com/new/risalah-amman-dan-kampanye-politis-syiah/. Risalah Amman sendiri sebenarnya juga bukan hujjah bagi syiah sebab yang ikut tanda tangan banyak yang ingkar syiah dan menvonis terhadap sesatnya syiah seperti Syekh Abdullah Bin Sulaiman Al-Mani’, Syekh Shalih As-Syekh, juga syekh Yusuf Al-Qardhawi.
Namun anehnya sang guru Lazuardi justru menuliskan bahwa Implementasi Pesan Amman dalam kurikulum Lazuardi adalah bagian dari pengajaran sikap keterbukaan bagi siswa kita dengan berbagai macam mazhab dalam Islam. Hal ini persis sebagaimana yang ditulis oleh pentolan syiah Indonesia lainnya, Jalaludin Rahmat dalam Republika (10/11/2012) yang menggugat fatwa MUI Jatim tentang kesesatan Syiah dengan berpedoman pada Risalah Amman.
Di sisi lain terobosan lembaga pendidikan milik syiah ini juga memakai tokoh mereka yang difigurkan sebagai pakar pendidikan berbasis multiple intelligences (kecerdasan ganda/majemuk) bernama Munif Chatib. Sosok yang juga dikenal sebagai penulis buku-buku parenting dan pendidikan ini adalah salah seorang konsultan ahli pendidikan Lazuardi. Sehari hari Munif berkantor di Lazuardi-Next, salah satu gedung di komplek pendidikan Lazuardi di Jakarta. Dia sempat beberapa saat pergi mengunjungi Iran dan mengadakan pelatihan di negeri syiah tersebut. Tak heran jika dalam beberapa kesempatan dia sangat mengagumi dan memuji negeri itu. Munif Chatib juga beberapa kali nampak bersama Jalaludin Rahmat mengisi beberapa training dan pelatihan dalam komunitas Muthahhari Center. Komunitas pendidikan berbasis orang-orang syiah binaan Jalaludin rahmat.
Maka kita patut mewaspadai bagaimana sepak terjang lembaga pendidikan ini hingga bisa menerobos berbagai daerah basis ahlussunnah di Indonesia. Waspadai lembaga–lembaga mereka seperti Lazuardi GIS Jakarta, Lazuardi Haura GIS Lampung, Lazuardi kamila GIS Solo, Lazuardi Tursina GIS banyuwangi, Lazuardi Al Falah GIS Klaten, dan cabang-cabang lainnya. WADPADALAH.
*penulis adalah pemerhati dunia Islam
Menurut Ustadz Kholili Hashib, salah seorang cendekiawan muda NU yang secara khusus meneliti masalah syiah. Risalah Amman menjadi semacam alat pencintraan kaum Syiah untuk mendapatkan simpatinya bagi masyarakat Muslim. Menjual’ apa saja yang menguntungkan. Ada hal-hal yang ditutupi dan mengangkat butir-butir yang dianggap menguntungkan.Lihat selengkapnya di http://inpasonline.com/new/risalah-amman-dan-kampanye-politis-syiah/. Risalah Amman sendiri sebenarnya juga bukan hujjah bagi syiah sebab yang ikut tanda tangan banyak yang ingkar syiah dan menvonis terhadap sesatnya syiah seperti Syekh Abdullah Bin Sulaiman Al-Mani’, Syekh Shalih As-Syekh, juga syekh Yusuf Al-Qardhawi.
Namun anehnya sang guru Lazuardi justru menuliskan bahwa Implementasi Pesan Amman dalam kurikulum Lazuardi adalah bagian dari pengajaran sikap keterbukaan bagi siswa kita dengan berbagai macam mazhab dalam Islam. Hal ini persis sebagaimana yang ditulis oleh pentolan syiah Indonesia lainnya, Jalaludin Rahmat dalam Republika (10/11/2012) yang menggugat fatwa MUI Jatim tentang kesesatan Syiah dengan berpedoman pada Risalah Amman.
Di sisi lain terobosan lembaga pendidikan milik syiah ini juga memakai tokoh mereka yang difigurkan sebagai pakar pendidikan berbasis multiple intelligences (kecerdasan ganda/majemuk) bernama Munif Chatib. Sosok yang juga dikenal sebagai penulis buku-buku parenting dan pendidikan ini adalah salah seorang konsultan ahli pendidikan Lazuardi. Sehari hari Munif berkantor di Lazuardi-Next, salah satu gedung di komplek pendidikan Lazuardi di Jakarta. Dia sempat beberapa saat pergi mengunjungi Iran dan mengadakan pelatihan di negeri syiah tersebut. Tak heran jika dalam beberapa kesempatan dia sangat mengagumi dan memuji negeri itu. Munif Chatib juga beberapa kali nampak bersama Jalaludin Rahmat mengisi beberapa training dan pelatihan dalam komunitas Muthahhari Center. Komunitas pendidikan berbasis orang-orang syiah binaan Jalaludin rahmat.
Maka kita patut mewaspadai bagaimana sepak terjang lembaga pendidikan ini hingga bisa menerobos berbagai daerah basis ahlussunnah di Indonesia. Waspadai lembaga–lembaga mereka seperti Lazuardi GIS Jakarta, Lazuardi Haura GIS Lampung, Lazuardi kamila GIS Solo, Lazuardi Tursina GIS banyuwangi, Lazuardi Al Falah GIS Klaten, dan cabang-cabang lainnya. WADPADALAH.
*penulis adalah pemerhati dunia Islam
Minggu, 16 Oktober 2016
MAKA AKU MENCINTAIMU
🔸Allah mencintaimu lebih dari cinta seorang ibu kpd anaknya
- Ia maha kuat...maka cintaNYA utkmu tdk pernah terhalangi oleh siapapun
- Ia maha mengetahui...maka cintaNYA utkmu tepat adanya
✏ Karena Ia maha penyayang... maka kasih sayangNYA akan engkau temukan dimanapun engkau berada:
- Ibrahim عليه السلام menemukannya didalam kobaran api
- Yusuf عليه السلام menemukannya didalam sumur tua
- Yunus عليه السلام menemukannya didalam perut ikan.
- bayi Musa عليه السلام menemukannya didalam peti
- para pemuda Ashabul Kahfi menemukannya didalam goa
- Nabi صلى الله عليه وسلم menemukannya didalam gua hira
✏ Karena Ia maha penyayang... maka hanya Ia yg paling mudah mencintai:
- Ia mencintaimu walau hanya dg tasbih-mu
- Ia mencintaimu walau hanya dg infak kecil-mu.
- Ia tdk dendam atas dosa2mu tapi memaafkanmu
- ia tdk sekedar memaafkanmu dg ampunanNYA, tapi memaafkanmu dg cintaNYA
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah memilih untukmu agama terbaik, kitab suci terbaik dan Nabi terbaik....kemudian Allah memilihmu utk semua yg terbaik itu
Sangat mungkin engkau menjadi penghuni jahanam, akan tetapi Allah menyelamatkanmu dg Islam, menunjukimu dg Al Quran dan menghidayahimu dg Sunnah
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah membuka matamu untuk melihat kekuasaannya, sehingga keimananmu semakin kuat
Semua manusia yang menginginkanmu untuk mendapatkan keuntungan darimu, namun Allah menginginkanmu untuk memberi keuntungan bagimu, maka setiap kebaikanmu dilipatgandakan, sementara satu kejahatanmu hanya dicatat satu
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah tidak pernah henti mengampunimu, Allah menantimu diambang ampunan sampai nyawamu berada dikerongkongan
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah mendekatimu satu hasta padahal engkau hanya mendekatiNYA sejengkal, Allah mendatangimu satu depa padahal engkau hanya mendatangiNYA satu hasta, Allah menyambutmu berlari padahal engkau hanya menjumpaiNYA berjalan
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah selalu turun tiap malam kelangit dunia untukmu, tumpukan maksiatmu tidak menghalangiNYA utk tetap turun menawarkan ampunan utk dosamu, dan pengabulan utk setiap permintaanmu, semakin engkau meminta kepadaNYA, maka ia semakin pemurah utkmu, semakin engkau mengaku salah, maka IA semaki mencintaimu
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah malu jika tidak memberimu pdahal kedua tanganmu telah diangkat utk meminta
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah kuatkan tubuhmu utk mengibadahiNYA, IA membantumu mengabdi kepadaNYA, IA membuatmu semakin mencintai keimanan justru terkadang tanpa engkau meminta dan menyadarinya
🔸Karena Allah menyayangimu: maka IA mengujimu;
- agar dosamu terhapus,
- agr kedudukanmu semakin tinggi,
- agr engkau terbangun dari kelalaianmu,
- agr engkau semakin menghargai nikmatNYA padamu,
- agar engaku semakin rendah hati
- agar engaku menjadi orang yg bersabar...
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah melindungimu dari sejumlah dosa, IA membuat hatimu membencinya agr engkau jauh darinya
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah merahasiakan dosamu, padahal IA melihatmu melakukan semuanya, sehingga engkau-pun terpuji diantara manusia, andaikata IA tdk menyembunyikan dosamu...niscaya engkau akan berjalan dg nista dan kehianaan
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah memerintahkan para malaikat beristigfar untukmu... menyuruh mereka mendoakan syurga untukmu dan utk org2 yg engkau cintai (qs gofir 7-9)
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah membuka pintu rejeki yg halal utkmu... pintu rejeki tanpa engkau harus merendahkan diri didepan manusia mengorbankan harga dirimu
📌📌 Duduklah lebih lama lagi dengan hatimu....agar engkau melihat cintaNYA padamu... bahwa ternyata ia memliharamu dg cara-cara yg sangat halus hingga engkau nyaris tdk menyadarinya:
- terkadang engkau mengira bahwa IA marah dg musibah, ternyata IA tengah meninggikan kedudukanmu
- terkadang engkau mengira bahwa IA benci dg kegagalan, ternyata ia sedang mengalihkanmu utk yg lebih baik
AKU MENCINTAIMU, WALAU AKU SERING BERDOSA KEPADAMU...
- Ia maha kuat...maka cintaNYA utkmu tdk pernah terhalangi oleh siapapun
- Ia maha mengetahui...maka cintaNYA utkmu tepat adanya
✏ Karena Ia maha penyayang... maka kasih sayangNYA akan engkau temukan dimanapun engkau berada:
- Ibrahim عليه السلام menemukannya didalam kobaran api
- Yusuf عليه السلام menemukannya didalam sumur tua
- Yunus عليه السلام menemukannya didalam perut ikan.
- bayi Musa عليه السلام menemukannya didalam peti
- para pemuda Ashabul Kahfi menemukannya didalam goa
- Nabi صلى الله عليه وسلم menemukannya didalam gua hira
✏ Karena Ia maha penyayang... maka hanya Ia yg paling mudah mencintai:
- Ia mencintaimu walau hanya dg tasbih-mu
- Ia mencintaimu walau hanya dg infak kecil-mu.
- Ia tdk dendam atas dosa2mu tapi memaafkanmu
- ia tdk sekedar memaafkanmu dg ampunanNYA, tapi memaafkanmu dg cintaNYA
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah memilih untukmu agama terbaik, kitab suci terbaik dan Nabi terbaik....kemudian Allah memilihmu utk semua yg terbaik itu
Sangat mungkin engkau menjadi penghuni jahanam, akan tetapi Allah menyelamatkanmu dg Islam, menunjukimu dg Al Quran dan menghidayahimu dg Sunnah
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah membuka matamu untuk melihat kekuasaannya, sehingga keimananmu semakin kuat
Semua manusia yang menginginkanmu untuk mendapatkan keuntungan darimu, namun Allah menginginkanmu untuk memberi keuntungan bagimu, maka setiap kebaikanmu dilipatgandakan, sementara satu kejahatanmu hanya dicatat satu
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah tidak pernah henti mengampunimu, Allah menantimu diambang ampunan sampai nyawamu berada dikerongkongan
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah mendekatimu satu hasta padahal engkau hanya mendekatiNYA sejengkal, Allah mendatangimu satu depa padahal engkau hanya mendatangiNYA satu hasta, Allah menyambutmu berlari padahal engkau hanya menjumpaiNYA berjalan
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah selalu turun tiap malam kelangit dunia untukmu, tumpukan maksiatmu tidak menghalangiNYA utk tetap turun menawarkan ampunan utk dosamu, dan pengabulan utk setiap permintaanmu, semakin engkau meminta kepadaNYA, maka ia semakin pemurah utkmu, semakin engkau mengaku salah, maka IA semaki mencintaimu
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah malu jika tidak memberimu pdahal kedua tanganmu telah diangkat utk meminta
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah kuatkan tubuhmu utk mengibadahiNYA, IA membantumu mengabdi kepadaNYA, IA membuatmu semakin mencintai keimanan justru terkadang tanpa engkau meminta dan menyadarinya
🔸Karena Allah menyayangimu: maka IA mengujimu;
- agar dosamu terhapus,
- agr kedudukanmu semakin tinggi,
- agr engkau terbangun dari kelalaianmu,
- agr engkau semakin menghargai nikmatNYA padamu,
- agar engaku semakin rendah hati
- agar engaku menjadi orang yg bersabar...
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah melindungimu dari sejumlah dosa, IA membuat hatimu membencinya agr engkau jauh darinya
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah merahasiakan dosamu, padahal IA melihatmu melakukan semuanya, sehingga engkau-pun terpuji diantara manusia, andaikata IA tdk menyembunyikan dosamu...niscaya engkau akan berjalan dg nista dan kehianaan
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah memerintahkan para malaikat beristigfar untukmu... menyuruh mereka mendoakan syurga untukmu dan utk org2 yg engkau cintai (qs gofir 7-9)
🔸Karena Allah menyayangimu: maka Allah membuka pintu rejeki yg halal utkmu... pintu rejeki tanpa engkau harus merendahkan diri didepan manusia mengorbankan harga dirimu
📌📌 Duduklah lebih lama lagi dengan hatimu....agar engkau melihat cintaNYA padamu... bahwa ternyata ia memliharamu dg cara-cara yg sangat halus hingga engkau nyaris tdk menyadarinya:
- terkadang engkau mengira bahwa IA marah dg musibah, ternyata IA tengah meninggikan kedudukanmu
- terkadang engkau mengira bahwa IA benci dg kegagalan, ternyata ia sedang mengalihkanmu utk yg lebih baik
AKU MENCINTAIMU, WALAU AKU SERING BERDOSA KEPADAMU...
Jumat, 06 Juni 2014
Perbedaan prinsip antara islam dengan syiah
Kebanyakan kaum muslimin mengira Syi’ah hanyalah khilafiyah atau salah satu madzhab seperti madzhab-madzhab yang umumnya dianut oleh kebanyakan kaum muslimin di Indonesia seperti Syafi’i, Hambali, Maliki dan Hanafi. Padahal MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa Syi’ah adalah agama kafir, bahkan baru-baru ini MUI pusat terbitkan buku yang mengorek semua kebusukan syiah dan doktrin-doktrin sesatnya. Simaklah perbedaan berikut antara Islam dengan Syi’ah:
Pembawa Agama Islam adalah Muhammad Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Pembawa Agama Syi’ah adalah seorang Yahudi bernama Abdullah bin Saba’ Al Himyari.[Majmu' Fatawa, 4/435]
Rukun Islam menurut agama Islam:
1) Dua Syahadat
2) Shalat
3) Puasa
4) Zakat
5) Haji
[HR Muslim no. 1 dari Ibnu Umar]
Rukun Islam ala agama Syi’ah:
1) Shalat
2) Puasa
3) Zakat
4) Haji
5) Wilayah/Kekuasaan
[Lihat Al Kafi Fil Ushul 2/18]
Rukun Iman menurut agama Islam ada 6 perkara, yaitu:
1) Iman Kepada Allah
2) Iman Kepada Malaikat
3) Iman Kepada Kitab-Kitab
4) Iman Kepada Para Rasul
5) Iman Kepada hari qiamat
6) Iman Kepada Qadha Qadar.
Rukun Iman ala Agama Syi’ah ada 5 Perkara, yaitu:
1) Tauhid
2) Kenabian
3) Imamah
4) Keadilan
5) Qiamat
Kitab suci umat Islam Al Qur’an yang berjumlah 6666 ayat (menurut pendapat yang masyhur). Kitab suci kaum Syi’ah Mushaf Fathimah yang berjumlah 17.000 ayat (lebih banyak tiga kali lipat dari Al Qur’an milik kaum Muslimin). [Lihat kitab mereka Ushulul Kafi karya Al Kulaini 2/634]
Adzan menurut Agama Islam:
(Allōhu akbar) 4 kali
(Asyhadu allā ilāha illallōh) 2 kali
(Asyhadu anna Muhammadan rōsulullōh) 2 kali
(Hayya ‘alash Sholāh) 2 kali
(Hayya ‘alal falāh) 2 kali
(Allōhu akbar) 2 kali
(Lā ilāha illallōh) 1 kali
Adzan Ala Agama Syi’ah:
(Allōhu akbar) 4 kali
(Asyhadu allā ilāha illallōh) 2 kali
(Asyhadu anna Muhammadan rōsulullōh) 2 kali
(Asyhadu anna ‘Aliyyan waliyullōh) 2 kali
(Hayya ‘alash Sholāh) 2 kali
(Hayya ‘alal falāh) 2 kali
(Hayya ‘alā khoiril ‘amal) 2 kali
(Allōhu akbar) 2 kali
(Lā ilāha illallōh) 2 kali
Islam meyakini bahwa shalat diwajibkan pada 5 waktu.
Agama Syi’ah meyakini bahwa shalat diwajibkan hanya pada 3 waktu saja.
Islam meyakini bahwa shalat Jum’at hukumnya wajib. [QS Al Jumu'ah:9]
Agama Syi’ah meyakini bahwa shalat jum’at hukumnya tidak wajib.
Islam menghormati seluruh sahabat Rasulullah dan meyakini mereka orang-orang terbaik yang digelari Radhiallohu ‘Anhum oleh Allah. [QS At Taubah 9:100]
Agama Syi’ah meyakini bahwa seluruh sahabat Rasulullah telah kafir (Murtad) kecuali Ahlul Bait (versi mereka), salman Al Farisi, Al Miqdad bin Al Aswad, Abu Dzar Al Ghifari. [Ar Raudhoh Minal Kafi Karya Al Kulaini 8/245-246]
Islam meyakini bahwa Abu Bakar adalah orang terbaik dari umat ini setelah Rasulullah, kemudian setelahnya Umar bin Al Khatthab, lalu Utsman bin ‘Affan, lalu ‘Ali bin Abi Thalib.
Agama Syi’ah meyakini bahwa orang terbaik setelah Rasulullah adalah Ali bin Abi Thalib, adapun Abu Bakar dan Umar bin Al Khatthab adalah dua berhala Quraisy yang terlaknat.[Ajma'ul Fadha'ih karya Al Mulla Kazhim hal. 157].
Islam meyakini bahwa Abu bakar adalah orang yang paling berhak menjadi khalifah sepeninggal Rasulullah. Agama Syi’ah meyakini bahwa orang yang paling berhak menjadi khalifah sepeninggal Rasulullah adalah Ali bin Abi Thalib.
Islam meyakini bahwa Abu Bakar adalah khalifah pertama yang sah.
Agama Syi’ah memposisikan Abu Bakar sebagai perampas kekhalifahan dari ‘Ali bin Abi Thalib
Islam meyakini bahwa Mu’awiyah bin Abi Sufyan, ‘Amr bin Al ‘Ash, Abu Sufyan termasuk sahabat Rasulullah
Agama Syi’ah meyakini bahwa mereka pengkhianat dan telah kafir (Murtad) dari Islam.
Tata shalat agama Islam Lihat Videonya
Kalau kita kaji lebih jauh dalam kitab-kitab mereka, maka kita akan mendapati begitu banyak penyimpangan yang ada pada ajaran syiah. Semoga Allah ta’ala membuka mata hati orang beriman untuk mengetahui hakikat sebenarnya siapa itu syiah, sehingga kemudian dapat terhindar dari pemahaman sesat ini. Allahu musta’an.
Petunjuk Memperbanyak Puasa dan Amal Shalih di Bulan Sya'ban
Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga, para sahabat, umatnya hingga akhir zaman.
Saudaraku, kaum muslimin! Bulan Rajab telah berlalu meninggalkan kita.Sya'ban telah datang menggantikannya. Sedangkan Ramadhan sudah berada di depan menunggu giliran. Maka sungguh beruntung orang yang mengisi hidupnya untuk beribadah terutama pada bulan-bulan yang mulia.Terus beristi'dad (bersiap diri) menyambut bulan penuh berkah dan pahalabsar dengan puasa dan amal shalih lainnya.
Pada dasarnya seluruh bulan, tahun, siang dan malam, semuanya adalah waktu untuk beribadah dan beramal shalih.Sementara takdir dan ajal kematian tetap berjalan pada waktu-waktu tersebut.Hanya saja takdir dan ajal bagi masing-masing insan tak ada yang tahu kecuali Dzat Yang menetapkannya.Maka orang beruntung adalah yang memperhatikan siang dan malamnya untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan amal shalih. Harapannya, semoga saat ajal datang menjemput ia menjadi orang beruntung yang menutup umurnya dengan husnul khatimah. Sehingga ia aman dari siksa kubur dan selamat dari jilatan api neraka di akhriat. Dan sesungguhnya Allah tidak menjadikan perintah beramal bagi seseorangusai dan berhenti kecuali dengan kematian.
Allah Ta'ala berfirman,
وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
"Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal)." (QS. al-Hijr: 99)
Dan Allah tetap memerintahkan beramal selama mereka masih berada di negeri taklif, dunia. Allah Ta'ala berfirman,
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." (QS. Al-Dzariyat: 56)
Setiap kesibukan yang dilakoni seseorang yang kosong dari ketaatan kepada Allah dan tidak mendapat ridha-Nya, maka itu kegiatan yang merugi. Dan setiap waktu yang diisi dengan kegiatan yang kosong dari dzikrullah dan hari akhirat maka akan menjadi penyesalan baginya pada hari kiamat. Maka manusia terbaik adalah yang panjang umurnya dan bagus amalnya.Sebaliknya, manusia terburuk adalah orang yang panjang umurnya namun buruk amalnya.
Sya'ban Bulan yang Sering Dilalaikan
Pada bulan Sya'ban, umumnya, umat Islam sibuk dengan persiapan-persiapan menyambut Ramadlan.Tetapi seringnya, persiapan itu berkisar hanya masalah materi.Bagi pedagang, mereka sibuk menyiapkan stok untuk menghadapi gebyar Ramadlan, yang biasanya sangat ramai.Bagi panitia pengajian, sibuk mengadakan acara-acara penutupan pengajian, biasanya diisi dengan makan-makan atau rekreasi bareng. Di sebagian daerah malah ada yang mengadakan lebih buruk dari itu, yaitu padosan (mandi bareng) yang terkumpul di satu sungai, sumber air, sumur keramat atau tempat lainnya yang di situ berkumpul laki-laki dan perempuan.Mereka menyambut Ramadhan dengan kemaksiatan, khurafat, dan keyakinan yang tak berdasar.
Ada juga kesimpulan konyol dari sebagian masyarakat yang menjadikan Sya’ban sebagai bulan pelampiasan.Karena mumpung belum Ramadhan, mereka puas-puaskan berbuat maksiat, “Mumpung belum Ramadhan.Nanti kalau sudah Ramadhan, puasa kita bisa tidak sah”, kalimat terkadang mampir ke telinga kita.
Diriwayatkan dari Usamah bin ZaidRadhiyallahu 'Anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ
“Bulan Sya’ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan.”(HR.An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Ibnul Hajar rahimahullah berkata: "Dinamakan Sya'ban karena kesibukan mereka mencari air atau sumur setelah berlalunya bulan Rajab yang mulia, dan dikatakan juga selain itu." (al-Fath: 4/251)
Faidah Beribadah Saat Banyak Orang Lalai
Dari sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam di atas menunjukkan tentang anjuran mengerjakan ketaatan dan amal ibadah pada waktu-waktu yang dilalaikan orang sebagaimana qiyamul lail (shalat tahajjud), shalat dhuha saat matahari mendekati pertengahan (shalat awwabin), berdzikir di pasar, dan semisalnya.
Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan, “Dalam hadits di atas terdapat dalil mengenai dianjurkannya melakukan amalan ketaatan di saat manusia lalai.Inilah amalan yang dicintai di sisi Allah.” (Lathaif Al Ma’arif: 235)
Beribadah pada saat-saat yang banyak dilalaikan orang akan lebih ikhlas sehingga pahalanya semakin besar. Karena beribadah di saat itu akan lebih berat dirasakan oleh jiwa, karena biasanya jiwa kita ini akan terpengaruh dengan apa yang dilihatnya. Maka apabila banyak orang yang lalai, maka akan semakin berat bagi jiwa untuk menjalankan ketaatan. Oleh sebab itu, secara umum, meningkatkan ibadah pada bulan Sya'ban dan menjaga diri dari ikut-ikutan manusia yang memanfaatkan aji mumpung sebelum Ramadhan adalah sesuatu yang berat. Karenanya, maukah kita menjadi orang yang istimewa di bulan in?
Petunjuk Menghidupkan Sya'ban
Dalam memuliakan Sya'ban dianjurkan melaksanakan ketaatan dan amal ibadah yang telah disyariatkan secara umum, seperti qiyamullail, shalat sunnah rawatib, membaca al-Qur'an, bersedekah dan lainnya. Namun ada satu amal yang mendapat perhatian Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam secara khusus. Beliau menghidupkan Sya'ban dengan memperbanyak puasa, hamper seluruhnya. Sehingga terjadi perbincangan serius di kalangan ulama tentang puasa penuh di bulan Sya'ban.
Diriwayatkan dari Usamah bin ZaidRadhiyallahu 'Anhuma, beliau berkata, “Wahai Rasulullah!aku tidak pernah melihatmu berpuasa pada satu bulan dari bulan-bulan yang ada sebagaimana puasamupada bulan Sya’ban.”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
“Bulan Sya’ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan.Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam.Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan.” (HR. Al-Nasa’i. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ . فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ
“Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.”(HR. Bukhari dan Muslim)
‘Aisyah radhiyallahu ‘anha juga mengatakan,
لَمْ يَكُنِ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ
“Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallamtidak biasa berpuasa pada satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban. Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam lafazh Muslim, ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha mengatakan,
كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ إِلاَّ قَلِيلاً
“Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya. Namun beliau berpuasa hanya sedikit hari saja.” (HR. Muslim)
Dari Ummu Salamah, beliau mengatakan, “Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dalam setahun tidak berpuasa sebulan penuh selain pada bulan Sya’ban, lalu dilanjutkan dengan berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Abu Daud dan Al-Nasa’i. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Maksud Berpuasa Pada Sya'ban Seluruhnya
Lalu apa yang dimaksud dengan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya (Kaana yashumu sya’ban kullahu)?
Imam al-Syaukani rahimahullah mengatakan, “Riwayat-riwayat ini bisa dikompromikan dengan kita katakan bahwa yang dimaksud dengan kata “kullu” (seluruhnya) di situ adalah kebanyakannya (mayoritasnya).Alasannya, sebagaimana dinukil oleh Al-Tirmidzi dari Ibnul Mubarok.Beliau mengatakan bahwa boleh dalam bahasa Arab disebut berpuasa pada kebanyakan hari dalam satu bulan dengan dikatakan berpuasa pada seluruh bulan.” (Nailul Authar, 7/148). Jadi, yang dimaksud Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berpuasa di seluruh hari bulan Sya’ban adalah berpuasa di mayoritas harinya.
. . . rahasia kenapa beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam banyak berpuasa di bulan Sya’ban adalah karena puasa Sya’ban adalah ibarat ibadah rawatib (ibadah sunnah yang mengiringi ibadah wajib) . . .
Kenapa Nabi Tidak Puasa Penuh di Bulan Sya'ban?
An Nawawi rahimahullah menuturkan bahwa para ulama mengatakan, “Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak menyempurnakan berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan agar tidak disangka puasa selain Ramadhan adalah wajib.” (Syarh Muslim: 4/161)
Di antara rahasia kenapa beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam banyak berpuasa di bulan Sya’ban adalah karena puasa Sya’ban adalah ibarat ibadah rawatib (ibadah sunnah yang mengiringi ibadah wajib). Sebagaimana shalat sunnah rawatib adalah shalat yang memiliki keutamaan karena dia mengiringi shalat wajib, sebelum atau sesudahnya, demikianlah puasa Sya’ban. Karena puasa di bulan Sya’ban sangat dekat dengan puasa Ramadhan, maka puasa tersebut memiliki keutamaan.Dan puasa ini bisa menyempurnakan puasa wajib di bulan Ramadhan. (Lihat Lathaif Al Ma’arif, Ibnu Rajab, 233)
Mari kita muliakan Sya'ban dengan semestinya dan jangan melalaikannya dari ibadah dan taqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Khususnya, bagi saudari-saudariku, kaum muslimah, yang masih mempunyai hutang puasa di tahun lalu, hendaknya segera dilunasi hutang tersebut. Wallahu Ta'ala a'lam.
Kamis, 05 Juni 2014
Ternyata Ada Dosa yang Lebih Besar dari Syirik
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah, Muhammad bin Abdillah, keluarga dan para sahabatnya.
Dosa syirik (menyekutukan Allah) terkenal sebagai dosa besar yang paling besar. Seorang musyrik, apabila meninggal di atas kesyirikannya akan kekal di neraka. Status keislamannya batal. Seluruh amal baiknya terhapus. Dan diharamkan ampunan Allah atasnya. Haruslah seorang muslim takut dan khawatir terjerumus ke dalamnya.
Namun tahukah kita bila di sana ada dosa yang lebih besar dosanya dari syirik. Ibnul Qayyim dalam I’lam Muwaqqi’in menyebutkan dosa yang lebih besar dari Syirik tersebut, yaitu berbicara (mengada-ngada) tentang Allah tanpa ilmu.
Beliau berkata: “Sungguh Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah haramkan berbicara (mengada-ngada) terhadap Allah tanpa ilmu dalam fatwa dan ketetapan hukum. Allah menjadikannya sebagai bagian dari perkara haram yang paling besar. Bahkan menjadikannya pada tingkatan perkara haram yang paling tinggi.” (I/38)
Beliau mendasarkan pendapatnya kepada firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala,
قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَالْإِثْمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَنْ تُشْرِكُوا بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
“Katakanlah: "Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak atau pun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui".” (QS. Al-A’raf: 33)
Allah mengklasifikasi perkara-perkara haram pada empat tingkatan. Dia memulainya dengan yang paling ringan, yaitu al-Fawahisy (perbuatan keji). Lalu menempatkan pada urutan keduanya perbuatan yang lebih haram darinya, yaitu dosa dan aniaya. Lalu menyusulkan diurutan ketiga: perkara yang lebih tinggi tingkat keharamannya daripada kedua di awal, yaitu syirik terhadap Allah (menyekutukan Allah) Subhanahu Wa Ta'ala. Kemudian menyusulkan dengan yang keempat suatu perbuatan yang lebih dahsyat keharamannya daripada semuanya tadi, yaitu berbicara (mengada-ngada) terhadap Allah tanpa ilmu.
Menurut Ibnul Qayyim, ditempatkannya pada urutan keempat dari perkara-perkara haram yang disepakati syariat menunjukkan bahwa berbicara tentang Allah tanpa ilmu adalah perkara haram yang paling haram dan paling besar dosanya. Ia tidak pernah bisa menjadi halal dalam satu waktu atau kondisi. Dalam kondisi apapun tetap haram. Ini berbeda dengan haramnya bangkai, darah, dan babi yang bisa bisa dibolehkan dalam kondisi tertentu. (I’lam al-Muwaqqi’in: I/372)
Perkara ini mencakup berdusta terhadap Allah dan menisbatkannya kepada sesuatu yang tidak layak untuk-Nya, merubah dan mengganti agama-Nya, meniadakan apa yang telah ditetapkan-Nya dan menetapkan apa yang ditiadakan oleh-Nya, menganggap benar apa yang dibatilkan-Nya dan membatilkan apa yang dinyatakan benar oleh-Nya, memusuhi orang yang dibela-Nya dan membela orang yang dimusuhi oleh-Nya, mencintai apa yang dibenci-Nya dan membenci apa yang dicintai oleh-Nya, menyifati diri-Nya dnegan sesuatu yang tak layak untuk-Nya dalam Dzat, Sifat, firman dan perbuatan-Nya.
Berbicara terhadap Allah tanpa ilmu adalah sumber kesyirikan dan kekufuran. Dia juga menjadi sebab dari semua bentuk perbuatan bid’ah dan kesesatan. Setiap perkara bid’ah yang sesat dalam agama, asasnya adalah berkata terhadap Allah tanpa ilmu.
Firman Allah Ta’ala yang menyebutkan ancaman terhadap perbuatan dusta atas hukum-hukum Allah,
وَلَا تَقُولُوا لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ الْكَذِبَ هَٰذَا حَلَالٌ وَهَٰذَا حَرَامٌ لِتَفْتَرُوا عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ لَا يُفْلِحُونَ مَتَاعٌ قَلِيلٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "Ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (Itu adalah) kesenangan yang sedikit; dan bagi mereka azab yang pedih.” (QS. Al-Nahl: 116-117)
Dalam ayat di atas, Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyampaikan kepada mereka ancaman berdusta atas Allah dalam hukum-Nya dan ucapan mereka terhadap perkara yang tidak diharamkannya: ini haram; dan terhadap perkara yang tidak dihalalkannya: ini halal. Ini adalah penjelasan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala, seorang hamba tidak boleh mengucapkan: ini halal dan ini haram kecuali dengan ilmu bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah menghalalkan dan mengharamkannya. (I’lam al-Muwaqqi’in: I/38)
Sebagian ulama salaf berkata: Hendaknya salah seorang kalian takut mengatakan: Allah telah menghalalkan ini dan mengharamkan itu, lalu Allah berkata kepadanya: kamu dusta, Aku tidak halalkan ini dan tidak haramkan itu. Seseorang tidak boleh mengatakan terhadap perkara yang tidak ia ketahui keterangan wahyu yang jelas akan kehalalan dan keharamannya, Allah telah menghalalkannya dan Allah telah mengharamkannya karena hanya taqlid atau takwil.
Penutup
Bahasan ini merupakan peringatan atas tokoh dan pentolan umat agar tidak sembrono (ngawur) saat berbicara tentang Allah, Rasul-Nya dan agama-Nya. Hendaknya ia benar-benar bertakwa kepada Allah dalam menyampaikan ajaran Islam dan menjelaskan hukum-hukumnya. Janganlah kepentingan duniawi dan materi menjadikannya berani berbicara mengada-ngada tentang Allah dan agama-Nya. Jika tidak, maka Allah siapkan siksa yang sangat dahsyat di akhirat. Wallahu A’lam.
Sembuhkan Penyakitmu Dengan Al-Qur'an
Ada banyak penyakit setiap hari yang sembuh dengan membaca Al-Quran. Kita tidak dapat membantah hal itu karena kesembuhan memang terjadi. Hal itu terjadi pada saya (Abduldaem Al-Kaheel – penyusun artikel) ketika saya membaca ayat-ayat tertentu untuk khusus penyakit dan penyakit itu sembuh! (atas izin Allah).
Penyembuhan dengan Al-Quran adalah isu yang kritis yang tidak banyak ada studi atau penelitian tentangnya, jadi saya rasa untuk memulai perjalanan ini dan memohon kepada Allah untuk membimbing saya, memberikan saya ilmu yang bermanfaat, menunjukkan kepada saya kebenaran dan menolong saya untuk melakukannya, dan menunjukkan kepada saya kesalahan dan menolong saya untuk menjauhinya. Salah satu buah terpenting dari penelitian ini, yang berlangsung selama bertahun-tahun, yaitu bahwa saya datang dengan hasil yang penting: Allah telah menempatkan dalam setiap ayat Al-Quran sebuah kekuatan penyembuhan untuk penyakit tertentu jika ayat ini dibaca dalam jumlah tertentu berkali-kali.
Permulaan
Ketika kita merenungkan alam semesta di sekeliling kita, kita melihat bahwa setiap atom bergetar dalam frekuensi tertentu, apakah atom ini bagian dari logam, air, sel atau apapun. Sehingga setiap benda di dalam alam semesta ini bergetar, hal ini memberikan fakta ilmiah.
Struktur dasar alam semesta ini adalah atom, dan struktur dasar tubuh kita adalah sel; setiap sel terbuat dari milyaran atom dan setiap atom terbuat dari nukleus positif dan elektron negatif yang berotasi di sekitarnya; karena rotasi ini sebuah medan elektromagnetik dihasilkan serupa dengan medan-medan yang dihasilkan oleh sebuah mesin.
Gambar 1: Atom adalah struktur dasar di dalam alam semesta ini dan di dalam tubuh kita; ini terus-menerus bergetar, yang artinya setiap benda bergetar sesuai degan sebuah sistem yang teliti.
Rahasia yang membuat otak kita berpikir adalah sebuah program akurat yang ada dalam sel-sel otak; program yang berada di dalam setiap sel ini mengerjakan tugasnya dengan teliti; kerusakan sekecil apapun dalam pekerjaannya akan menyebabkan ketidakseimbangan dan penyakit di beberapa bagian tubuh; pengobatan terbaik untuk ketidakseimbangan ini adalah dengan mengembalikan keseimbangan pada tubuh. Para ilmuwan menemukan bahwa sel-sel tubuh dipengaruhi oleh berbagai getaran seperti gelombang cahaya, gelombang radio, gelombang suara, dll. Tetapi apa itu suara?
Gambar 2: Setiap sel di dalam tubuh kita bergetar di dalam sebuah sistem yang seksama, dan perubahan sekecil apapun dalam getaran ini bisa menimbulkan penyakit pada beberapa bagian tubuh. Itulah mengapa sel-sel yang rusak harus digetarkan untuk mengembalikan keseimbangannya.
Kita tahu bahwa suara terbuat dari gelombang atau getaran yang bergerak di udara pada sekitar 340m/detik. Setiap suara memiliki frekuensinya sendiri, dan manusia bisa mendengar dari frekuensi 20 per detik hingga frekuensi 20000 per detik (1).
Gelombang-gelombang ini menyebar di udara dan kemudian ditangkap oleh telinga, kemudian berubah menjadi sinyal elektrik dan bergerak melalui saraf suara menuju kulit accoustic bark pada otak; sel-sel terkait dengan gelombang-gelombang tersebut dan bergerak ke dalam berbagai bagian otak, terutama di bagian depan; semua bagian ini bekerja sama sesuai dengan sinyal-sinyal tersebut dan menerjemahkan mereka ke dalam bahasa yang dipahami oleh manusia. Dengan demikian, otak menganalisa sinyal-sinyal tersebut dan memberikan perintah-perintahnya ke berbagai bagian tubuh untuk terhubung dengan sinyal-sinyal itu.
Gambar 3: Suara terdiri dari getaran mekanik yang mencapai telinga kemudian sel-sel otak yang terhubung dengan getaran-getaran itu dan mengubah getaran-getarannya sendiri; itulah mengapa suara dianggap sebuah kekuatan penyembuhan yang efektif, tergantung pada sifat suara dan frekuensinya. Kita temukan kekuatan penyembuhan itu di dalam Al-Quran karena ini adalah kitab Allah.
Dari sini muncul terapi suara; suara tersebut adalah sebuah getaran, sel-sel tubuh bergetar, kemudian suara tersebut mempengaruhi sel-sel tubuh. Ini adalah hal yang ditemukan oleh para pengamat baru-baru ini.
Di universitas Washington pada abad dua puluh satu belakangan ini, para ilmuwan menemukan bahwa tugas sebuah sel otak tidak hanya mentransfer informasi, setiap sel adalah sebuah komputer kecil yang bekerja mengumpulkan informasi, memprosesnya, dan memberikan perintah terus-menerus siang-malam 24 jam.
Ellen Covey, seorang peneliti di Washington University, mengatakan bawa ini adalah pertama kalinya kita menyadarai bahwa otak tidak bekerja sebagai komputer yang besar, tetapi otak berisi sejumlah besar komputer yang bekerja dengan cara kooperatif, ada sebuah komputer kecil dalam setiap sel, dan ada komputer-komputer yang dipengaruhi oleh getaran di sekitarnya, terutama suara (2).
Gambar 3: Eksperimen (percobaan) menunjukkan bahwa di dalam setiap sel di dalam otak ada sebuah komputer yang Allah tanamkan padanya sebuah program akurat yang mengarahkan sel dan mengontrol kerjanya. Itu juga menunjukkan bahwa suara mempengaruhi sel tersebut; gambar di atas adalah gambar sel yang terkena pengaruh oleh sebuah suara dan medan elektromagetik yang terbentuk di sekitarnya.
Dengan begitu, kita bisa mengatakan bahwa sel-sel di setiap bagian tubuh bergetar dalam frekuensi tertetu, dan membentuk sebuah sistem yang rumit dan terkoordinasi yang terpengaruh oleh setiap suara di sekitarnya. Sehingga, setiap penyakit yang melanda semua bagian tubuh akan menyebabkan sebuah perubahan dalam getaran pada bagian sel ini dan oleh karena itu menyebabkannya menyimpang dari sistem tubuh yang umum yang mempegaruhi seluruh tubuh. Inilah mengapa, ketika tubuh ini terkena suara tertentu, suara ini mempengaruhi sistem getaran tubuh dan terutama pada bagian yang tidak beraturan; bagian ini akan merespon suara tertentu untuk mengembalikan sistem getaran asli, atau dengan kata lain untuk mengembalikan kondisi kesehatannya. Para ilmuwan menemukan hasil ini belum lama ini. Bagaimana kisah ilmiah ilmu pengetahuan (terapi suara) ini?
Cerita tentang terapi suara
Alfred Tomatis, seorang dokter Perancis, membuat eksperimen selama lima puluh tahun mengenai indera manusia dan muncul dengan hasil bahwa indera pendengaran adalah indera yang paling penting! Dia menemukan bahwa telinga mengontrol seluruh tubuh, mengatur operasi-operasi vitalnya dan keseimbangan serta koordinasi gerakan-gerakannya ia juga menemukan bahwa telinga mengontrol susunan saraf!
Selama eskperimennya, ia menemukan bahwa saraf pendengaran terhubung dengan seluruh otot tubuh dan ini adalah alasan mengapa keseimbangan dan fleksibilitas tubuh serta indera penglihatan itu terpengaruh oleh suara. Telinga dalam terhubung dengan seluruh bagian tubuh seperti jantung, paru-paru, hati, perut dan usus; hal ini menjelaskan mengapa frekuensi suara mempengaruhi seluruh tubuh (3).
Pada 1960, ilmuwan Swiss Hans Jenny menemukan bahwa suara mempengaruhi berbagai material dan memperbarui partikular-partikularnya, dan bahwa setiap sel tubuh memiliki suaranya sendiri dan akan terpengaruh oleh pembaruan suara serta material di dalamnya (4). Pada 1974, para peneliti Fabien Maman dan Sternheimer mengumumkan penemuan yang sangat mengejutkan; Mereka menemukan bahwa setiap bagian dari tubuh memiliki sistem getaran sendiri, sesuai dengan hukum fisika. Beberapa tahun kemudian, Fabien dan Grimal, peneliti lainnya, menemukan bahwa suara mempengaruhi sel-sel terutama sel-sel kanker, dan bahwa suara-suara tertentu memiliki pengaruh yag kuat; hal yang ajaib yang ditemukan oleh kedua peneliti tersebut adalah suara yang memiliki efek yang paling kuat terhadap sel-sel tubuh adalah suara manusia itu sendiri!!
Gambar 4: Suara bergerak dari telinga ke otak dan mempengaruhi sel-sel otak; para ilmuwan baru-baru ini menemukan bahwa suara memiliki kekuatan penyembuh yang ajaib dan efek yang menakjubkan dari sel-sel otak yang mengembalikan keseimbangan ke seluruh tubuh! Membaca Al-Quran memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap sel-sel otak dan mampu mengembalikan keseimbangannya; otak adalah organ yang mengontrol tubuh dan dari sini perintah-perintah dikirim kepada seluruh organ tubuh terutama sistem kekebalan tubuh.
Fabien, seorang ilmuwan sekaligus musisi, menempatkan sel-sel dari tubuh yang sehat dan mengenakannya kepada berbagai suara; Dia menemukan bahwa setiap not skala musik mempengaruhi medan elektromagnetik dari sel tersebut; ketika memotret sel ini dengan kamera Kirlian, ia menemukan bahwa bentuk dan nilai medan elektormagnetik dari sel itu berubah sesuai frekuensi suara dan tipe suara pembaca.
Kemudian ia melakukan eksperimen lainnya dengan mengambil setetes darah dari salah satu pasein; dan kemudian memonitor tetesan darah tersebut dengan kamera Kirlian dan meminta pasien itu untuk mengeluarkan berbagai nada. Dia menemukan, setelah memproses gambarnya, bahwa nada tertentu dalam tetesan darah itu mengubah medan elektromagnetiknya dan sepenuhnya bergetar merespon pemiliknya. Dia kemudian menyimpulkan bahwa ada nada-nada tertentu yang mempengaruhi sel-sel tubuh dan membuatnya lebih vital dan aktif, bahkan memperbaharuinya. Dia muncul dengan hasil yang penting bahwa suara manusia memiliki pengaruh kuat dan unik terhadap sel-sel tubuh; pengaruh ini tidak ditemukan pada instrumen lainnya. Peneliti ini mengatakan secara harfiah:
“Suara manusia memiliki dering khusus yang membuatnya menjadi alat pengobatan yang paling kuat (5). Fabien menemukan bahwa beberapa suara dengan mudah menghancurkan sel kanker, dan pada saat yang sama mengaktifkan sel sehat. Suara mempengaruhi sel darah manusia yang mentransfer frekuensi suara ini ke seluruh tubuh melalui peredaran darah.”
Gambar 5: Sebuah sel kanker hancur dengan menggunakan frekuensi suara saja!! Itulah mengapa membaca Al-Quran memiliki dampak hebat dalam perawatan kanker paling berbahaya sekalipun dan penyakit-penyakit yang menurut medis tidak dapat disembuhkan!
Tetapi apakah pengaruh ini terbatas hanya untuk sel-sel tubuh? Jelaslah bahwa suara mempengaruhi apapun di sekitar kita. Inilah yang Masaru Emoto, seorang ilmuwan Jepang, buktikan dalam eksperimennya terhadap air; Dia menemukan bahwa medan elektromagnetik pada molekul-molekul air sangat terpengaruh oleh suara, dan bahwa ada nada-nada tertentu yang berpengaruh pada molekul-molekul ini dan membuatnya menjadi lebih teratur. Jika kita mengingat bahwa tubuh manusia 70 persennya terdiri dari air, maka suara yang manusia dengar mempengaruhi keteraturan pada molekul-molekul air di dalam sel-sel dan dengan cara ini molekul-molekul itu bergetar.
Gambar 7: Bentuk molekul-molekul air berubah ketika terkena suara; dengan demikian, suara sangat mempengaruhi air yang kita minum. Jika kita membacakan ayat-ayat Al-Quran pada air, sifat-sifatnya akan berubah dan akan membawa pengaruh ayat-ayat Al-Quran ke setiap sel di dalam tubuh, menyebabkannya dapat menyembuhkan! (insya Allah). Pada gambar di atas, kita melihat sebuah molekul air yang beku; medan elektromagnetik di sekitar molekul ini berubah secara kontinyu akibat efek suara.
Bagaimana ayat-ayat Al-Quran bisa menyembuhkan?
Sekarang, mari menanyakan pertanyaan penting: apa yang terjadi di dalam sel-sel tubuh dan bagaimana suara menyembuhkan? Bagaimana suara ini mempengaruhi sel-sel yang rusak dan mengembalikan keseimbangannya? Dengan kata lain, bagaimana mekanisme penyembuhannya?
Para dokter terus mencari cara untuk menghancurkan beberapa virus; jika kita memikirkan tentang mekanisme virus ini, apa yang membuatnya bergerak dan menemukan jalannya kepada sel? Siapa yang memberikan virus itu informasi yang tersimpan di dalam, yang memungkinkannya untuk menyerang sel-sel dan berkembang biak di dalamnya? Apa yang menggerakkan sel-sel itu melawan virus ini untuk menghancurkannya sementara berdiri tak berdaya di depan virus lainnya?
Gambar 8: Virus dan kuman juga bergetar dan sangat terpengaruh oleh getaran suara terutama suara lantunan ayat-ayat Al-Quran, suara ini menghentikan virus dan kuman dan pada saat yang sama meningkatkan aktifitas sel-sel sehat dan membangkitkan program yang terganggu yang berada di dalam untuk menjadi siap melawan virus dan kuman.
Lantunan ayat suci Al-Quran menciptakan sekelompok frekuensi yang mencapai telinga kemudian bergerak ke sel-sel otak dan mempengaruhinya melalui medan-medan elektromagnetik frekuensi ini yang dihasilkan dalam sel-sel ini. Sel-sel itu akan merespon medan-medan tersebut dan memodifikasi getaran-getarannya, perubahan pada getaran ini adalah apa yang kita rasakan dan pahami setelah mengalami dan mengulang.
Ini adalah sistem alami yang Allah ciptakan pada sel-sel otak, ini adalah sistem keseimbangan alami; ini adalah apa yang Allah firmankan kepada kita di dalam Kitab Suci Al-Quran:
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama [Allah]; [tetaplah atas] fithrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fithrah itu. Tidak ada perubahan pada fithrah Allah. [Itulah] agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Ar-Rum: 30)
Gambar 9: Gambar di atas adalah gambaran nyata sebuah sel darah yang terkena suara dan mulai mengubah medan elektromagnetik di sekitarnya; suara lantutan ayat suci Al-Quran mengubah informasi sel ini, membawa dan membuatnya lebih mampu melawan virus dan kerusakan yang diakibatkan oleh penyakit-penyakit ganas.
Ayat-ayat mana yang dapat menjadi terapi penyembuhan?
Setiap ayat Al-Quran memiliki kekuatan penyembuh yang luar biasa (atas izin Allah) untuk penyakit-penyakit tertentu; di antara surat yang biasanya dilantunkan untuk meruqyah adalah Al-Fatiha, ayat Kursi (ayat ke-255 di surat Al-Baqarah), dua ayat terakhir surat Al-Baqarah (285-286), dan tiga surat terakhir dalam Al-Quran (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas) sebagaimana yang diberitahukan oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam.
Tetapi, pada dasarnya semua ayat Al-Quran dapat menjadi terapi penyembuhan dan pencegahan dari berbagai penyakit, insya Allah.
Nabi paling mulia shalallahu ‘alaihi wa sallam setiap hari membiasakan diri membaca ayat-ayat dan doa serta dzikir lainnya –selain mengkonsumsi makanan dan minuman alami yang sehat dengan adab-adab makan yang sehat- untuk perlindungan dari berbagai penyakit, baik fisik maupun psikis. Beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam berdoa kepada Allah untuk melindunginya dari gangguan setan, termasuk dari berbagai penyakit.
Pengobatan dengan ayat-ayat Al-Quran dan Sunnah Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallamterbukti secara medis dapat menyembuhkan dari berbagai penyakit, apakah itu penyakit psikologis ataupun penyakit fisik (rohani ataupun jasmani), insya Allah.
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.” (Al-Isra’: 82)
Sumber:
- Frekuensi suara diukur dengan satuan Hertz, yang berarti pengukuran satu getaran setiap satu detik; frekuensi suara ini berbeda dari satu orang dengan orang lainnya dan berdasarkan apa yang dikatakan oleh manusia.
- Joel Schwarz, How little gray cells process sound: they’re really a series of computers, University ofWashington, Nov. 21, 1997.
- Tomatis Alfred, The Conscious Ear, Station Hill Press, New York, 1991.
- Jenny Hans, Cymatics, Basilius Presse AG, Basel, 1974.
- Maman Fabien, The Role of Music in the Twenty-First Century, Tama-Do Press, California, 1997.
- Emoto Masaru. The Message from Water,HADO Kyoikusha. Tokyo, 1999.
- Keys Laurel Elizabeth, Toning the Creative Power of the Voice, DeVorss and Co. California, 1973.
- Simon Heather, The Healing Power of Sound, www.positivehealth.com.
- Kara Gavin, University of Michigan researchers publish new findings on the brain’s response to costly mistakes, University of Michigan, April 12, 2006.
- Brain Scans as Lie Detectors: Ready for Court Use?, Malcolm Ritter, www.livescience.com, 29 January 2006.
- Carl T. Hall, Chronicle Science Writer, Fib detector Study shows brain scan detects patterns of neural activity when someone lies, www.sfgate.com, November 26, 2001.
Diterjemahkan dari www.kaheel7.com dengan sedikit editan dan tambahan penerjemah.
Langganan:
Postingan
(Atom)















